Select Page


PGM – Tinta mesin digital printing ada banyak macamnya, tergantung dari tipe mesin tersebut serta printhead yang digunakan, tidak dapat dicampur-campur karena memang berbeda untuk karakteristiknya, harga jual juga memiliki selisih yang cukup jauh berbeda.

Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Tinta eco solvent

Jenis tinta eco solvent digunakan pada printer indoor, daya tahan hasil print tergolong bagus. Baik produk asal Jepang ataupun China selama itu adalah jenis printer indoor bisa menggunakan tinta ini. Itu sebabnya banyak yang menyebut printer indoor sebagai printer eco solvent.

Diaplikasikan pada material bahan yang hasil cetaknya dilihat dari jarak dekat, seperti pada bahan albatros, luster, serta beberapa jenis bahan lainnya, paling banyak adalah digunakan pada bahan sticker, dan untuk memerkuat daya tahan pada umumnya hasil print dilaminasi lagi.

Harga tinta eco solvent sendiri untuk mesin digital printing indoor China mulai dari 350 ribu/liter, sedangkan untuk printer indoor Jepang mulai dari 600 ribu/liter.

Tinta solvent

Sedangkan jenis tinta solvent diperuntukkan untuk digunakan pada printer outdoor, namun tentu harus di sesuaikan juga dengan jenis printhead yang digunakan pada mesin digital printing tersebut, karena tidak asal dapat dipakai saja.

Sebagai contoh untuk tinta solvent 30 PL hanya cocok atau lebih tepat digunakan pada printer outdoor yang menggunakan jenis printhead 30 PL. Pada contoh ini umpamanya adalah printhead Konica 512i 30 PL. Begitu juga dengan tina solvent polaris yang hanya cocok digunakan pada printer dengan printhead polaris.

Harga tinta mesin digital printing outdoor solvent sendiri lebih murah, mulai dari 650 ribu untuk 1 galon yang berisi 5 liter, berbeda dengan tinta eco solvent yang dijual perliter.

Tinta Mesin Digital Printing

Tinta Printer

Tinta Mesin Digital Printing UV

Seperti pada namanya, untuk jenis tinta mesin digital printing  ini hanya dapat digunakan pada printer UV, ada jenis soft dan hard, tinta uv sendiri memiliki harga yang paling tinggi dibandingkan dengan tinta eco solvent ataupun solvent, dan memang sesuai dengan kemampuannya.

Tinta uv sulit luntur dan memiliki hasil print yang lebih bagus, untuk jenis tinta uv soft hasil print lebih tipis dibandingkan dengan jenis hard, dan juga lebih lentur, kebalikannya dengan jenis hard.

Harga tinta uv sendiri untuk produk China mulai dari 800 ribu/liter, sedangkan untuk tinta uv yang digunakan pada produk Jepang mulai dari 1,3 juta/liter, namun assembly tetap di China.

Tinta sublime

Khusus untuk jenis tinta sublime hanya digunakan pada jenis printer sublime yang diaplikasikan pada bahan kain, namun penggunaannya tidak langsung print pada bahan kain, tetapi melalui bahan transfer paper, yang kemudian di press pada bahan kan tersebut.

Pada tinta sublime sendiri juga ada beberapa macamnya, seperti flourescent (neon) atau tinta sublime biasa, dan yang lebih umum digunakan adalah tinta sublime biasa. Hasil print bisa dilihat pada jersey yang ada di pasaran, serta beberapa macam produk jadi lainnya.

Tinta Digital Printing

Tinta Digital Printing

Tinta dye

Tinta dye ini berbahan dasar air, ciri-ciri dari tinta dye ini jika terkena air atau panas tidak bisa bertahan lama sehingga memerlukan proses laminating dimana dengan adanya proses laminating menjadikan cost produksi menjadi lebih meningkat.

Tinta ini hanya bisa untuk print indoor, bahan yang biasa di gunakan adalah : glosy photo paper, PVC, Inkjet paper, canvas, silky paper, dll, tinta ini tidak bisa print di bahan art paper, plastic, t-shirt transfer, flexi, dan lainnya karena sangat mudah luntur.

Tinta Acid

Tinta acid sangat baik digunakan untuk menyetak di atas bahan dasar protein seperti wool atau sutra, bahan nylon juga dapat menggunakan tinta acid, tinta ini tidak dapat digunakan pada kain dengan bahan dasar serat seperti katun dan rayon, juga tidak baik digunakan pada bahan synthetic fiber seperti polyester.

Baca juga: 4 Jenis Mesin Digital Printing

Tinta Reactive

Tinta reactive adalah jenis tinta mesin digital printing yang digunakan pada kain dengan bahan dasar serat alami seperti katun dan rayon, tinta reactive juga dapat digunakan pada kain dengan bahan nylon. Namun perlu proses fiksasi yang berbeda, tinta reactive diperkenalkan pertama kali tahun 1956.

Tinta reactive cukup rumit penanganannya pada digital printing karena beberapa faktor yang mempengaruhi hasil akhirnya, reaksi kimia antara tinta dengan kain harus benar-benar dikendalikan untuk menghasilkan warna yang cerah dan juga tahan cuci.

Jika mencetak tinta reactive di atas bahan katun begitu saja, hasil cetak sangat mudah luntur, kunci dari keberhasilan menyetak dengan tinta reactive adalah reaksi kimia yang menyebabkan molekul tinta kehilangan atom chlorine dan kain kehilangan atom hydrogen.

Hal ini akan mengakibatkan molekul tinta dan kain menyatu, reaksi kimia tersebut bersifat alkaline, pemanasan dapat mempercepat reaksi kimia tersebut.

Demikian informasi mengenai jenis tinta mesin digital printing ini, semoga membantu dan menambah pengetahuan.

Jenis Tinta Mesin Digital Printing
Jenis Tinta Mesin Digital Printing

PGM - Tinta mesin digital printing ada banyak macamnya, tergantung dari tipe mesin tersebut serta printhead yang digunakan, tidak dapat dicampur-campur kar

Editor's Rating:
5